Melakukan sanitasi untuk industri farmasi tentu menjadi sebuah keharusan dan menjadi penting untuk mempraktikannya dengan baik. Salah satu proses sanitasi ini bisa dilakukan dengan fumigasi yang dilakukan secara rutin dan periodik. Banyak cara untuk melakukan fumigasi salah satunya adalah dry fog yang memiliki beragam keunggulan dibandingkan metode lainnya. 

Metode Dry Fog Untuk Fumigasi Industri Farmasi

Penggunaan metode dry fog sendiri sebenarnya adalah melakukan sanitasi ruangan menggunakan hidrogen peroksida yang dikabutkan. Kabut hidrogen peroksida tersebut efektif membunuh bakteri, jamur, virus dan spora dalam ruangan tersebut. Dalam menjalankan metode sterilisasi ini akan digunakan alat khusus yang akan mengubah hidrogen peroksida dari bentuk cairan menjadi kabut gas berpartikel yang sangat kecil sehingga bisa dengan mudah menyebar ke seluruh bagian ruangan tersebut.

Pengaplikasian teknik ini menguntungkan karena dengan bentuk kabut hydrogen peroxide akan berperilaku seperti molekul gas yang sangat kecil tidak akan meninggalkan bekas pada berbagai peralatan yang ada namun tetap bisa membunuh berbagai penyebab penyakit yang ada di ruangan tersebut. Sehingga bisa dikatakan dengan mengaplikasian metode dry fog sebagai cara sanitasi akan melengkapi keberhasilan industri farmasi dalam mengendalikan tingkat cemaran mikroba tetap rendah.

Keuntungan Fumigasi Ruangan Menggunakan Dry Fog

Dalam menggunakan metode kabut untuk proses sanitasi ruangan ini memang memberikan berbagai keuntungan. Berikut beberapa keunggulan dari metode dry fog dibandingkan metode lainnya :

  • Jangkauan yang bisa dicapai akan jauh lebih luas karena hidrogen peroksida yang digunakan bisa menyebar dengan mudah dibandingkan dalam bentuk cairan. Penyebarannya bahkan bisa sampai ke tempat-tempat yang sulit terjangkau
  • Hidrogen peroksida sangat efisien dalam membunuh mikroorganisme dengan spektrum luas dalam bekerja dalam waktu singkat
  • Tidak meninggalkan residu di permukaan berbagai peralatan dalam ruangan, lantai hingga dindingnya. Sehingga tidak akan meninggalkan jejak kimiawi berbahaya karena hidrogen peroksida akan terurai menjadi oksigen dan air nantinya
  • Akan lebih menghemat waktu Anda dalam melakukan sanitasi karena tidak membuat permukaan menjadi basah. Dilakukan dengan mengkabutkan peroxide dengan alat khusus dan menunggu selama beberapa saat untuk prosesnya bekerja optimal dan ruangan tersebut bisa digunakan kembali dengan tingkat microbial yang rendah.

Hal yang perlu diperhatikan saat melakukan penyemprotan, petugas tetap harus menggunakan alat pelindung untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan. Meskipun memang tidak meninggalkan zat kimia berbahaya namun melakukan tindakan preventif adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan dengan baik. Sehingga Anda bisa mempertimbangkan pengaplikasian dry fog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *