Fumigasi dengan teknologi Dry Fog untuk lab riset dan farmasi merupakan prosedur perawatan fasilitas maupun ruangan untuk menjaga tingkat mikroba dalam sebuah fasilitas atau ruangan yang digunakan untuk kegiatan operasional laboratorium dan juga farmasi tetap dalam level yang sesuai dengan standar.
 
Tingkat kebersihan yang terkontrol dan terukur merupakan standar prosedur dalam menjaga agar fasilitas lab riset dan juga farmasi bebas dari kontaminasi yang bisa menimbulkan resiko berdampak negatif terhadap produk yang dikelola dalam fasilitas maupun ruangan tersebut.
 
Teknologi Dry Fog merupakan teknologi mutakhir di mana kegiatan pengontrolan jumlah mikroba dalam fasilitas maupun ruang bersih bisa berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Seberapa pentingnya fumigasi secara periodic untuk fasilitas lab riset dan farmasi, dan mengapa menggunakan teknologi dry fog adalah solusi yang efektif serta efisien?
 

Pentingnya fumigasi untuk lab riset dan farmasi

Fumigasi merupakan salah satu metode pengendalian hama dan juga mikroba dengan menggunakan bahan desinfektan yang disemprotkan pada permukaan ruangan maupun fasilitas dan dilakukan secara periodik. Fumigasi dalam industri farmasi maupun fasilitas laboratorium dilakukan untuk mengontrol jumlah mikroba yang ada pada ruangan maupun seluruh fasilitas sehingga tidak mengkontaminasi bahan kimia dan juga perlengkapan yang digunakan sebagai bagian dari kegiatan operasional.
 
Lab riset dan industri farmasi yang dipenuhi dengan bahan kimia harus diperlakukan dengan sangat hati-hati menggunakan perlengkapan yang steril karena jika terjadi kontaminasi dengan mikroba maka bisa menimbulkan reaksi yang berdampak negatif.
 

Kapan sebaiknya melakukan fumigasi?

Fumigasi dengan teknologi Dry Fog untuk lab riset dan farmasi bisa dilakukan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, yang biasanya dilakukan pasca kegiatan produksi. Fumigasi bisa dilakukan sebanyak setiap minggu atau setiap bulan sekali. Untuk mengetahui kapan sebaiknya dilakukan fumigasi, bisa dilakukan perhitungan jumlah mikroba apabila sudah hampir melebihi batas aman maka bisa dilakukan prosedur fumigasi. Satu kali fumigasi bisa dilakukan selama 45 hingga 60 menit di dalam ruangan yang tertutup.
 

Fumigasi dengan menggunakan BasKumaTM Pro

Fumigasi dengan teknologi Dry Fog untuk lab riset dan farmasi menggunakan BasKumaTM Pro adalah solusi untuk sanitasi ruangan dan fasilitas yang lebih ampuh dan lebih efisien. Teknologi dry fog merupakan teknologi yang menyemprotkan bahan desinfektan dengan partikel berukuran mikro sehingga menjadi gas dan bisa memenuhi ruangan dan membunuh mikroba yang berkembang. Desinfektan dalam bentuk gas ini memiliki beberapa macam keuntungan dibandingkan teknologi semprot biasa, yaitu:
1. Bisa menjangkau setiap sudut di permukaan maupun sudut yang tersembunyi
2. Tidak basah sehingga permukaan perlengkapan lab dan farmasi tetap aman
3. Sistem yang beroperasi secara otomatis dan sudah divalidasi dengan berbagai macam ujian sesuai dengan standar regulasi yang berlaku termasuk USP dan CPOB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *