Bagaimana sih cara kerja dry fog? Dry Fog System atau lebih dikenal dengan sistem kabut kering adalah proses membersihkan udara di lingkungan sekitar. Sistem dry fog sendiri menggunakan sistem atomisasi nozzle yang secara khusus digunakan untuk membersihkan udara dengan cara menghasilkan kabut kering yang tentunya dapat membantu debu yang berada di udara agar ia berubah menjadi menggumpal, sehingga dapat ditangani atau dihilangkan dengan lebih mudah.

Dalam cara kerjanya, sistem dry fog ini akan menggunakan udara yang telah terkompresi dengan air biasa, sehingga ia menghasilkan tetesan air atau lebih dikenal dengan sebutan kabut dengan ukuran 1 hingga 10 mikron. Melalui tetesan air tersebut, setiap kotoran atau pun debu yang berterbangan di udara dapat ditangkap dengan mudah, dan kemudian saling melekat antara satu dengan lainnya (menggumpal). Dengan demikian, partikel debu itu pun akan memiliki ukuran yang jauh lebih berat dari sebelumnya, sehingga ia dapat terjatuh dan kemudian dibersihkan dengan lebih mudah, sedangkan udara yang berada di sekitarnya tentu akan berubah menjadi lebih bersih.

Dalam proses pembersihan ini, perlu anda catat bahwa kegiatan membasahi debu itu tadi cukup dilakukan dengan menggunakan air biasa dan tidak menggunakan jenis bahan lainnya. Dengan demikian anda pun tidak memerlukan biaya tinggi untuk menggunakan bahan kimia yang mungkin justru dapat membahayakan kesehatan. Karena pada umumnya, bahan kimia yang digunakan untuk proses dry fog atau sebagai pembasah itu sendiri umumnya harus memiliki kadar 1 /2% dari berat air secara umum, dan juga menggunakan bahan penambah yang tentunya tidak boleh lebih dari kadar 0,1%.

 

Penggunaan Dry Fog

Sistem pembersihan yang dilakukan dengan sistem Dry Fog ini tentunya dapat anda lakukan di berbagai titik penanganan untuk beragam material tertentu, seperti halnya pada titik transfer konveyor, reklamasi, tempat pembuangan truk, tempat pembongkaran gerbong, tempat pembongkaran atau pun muat ulang kapal, dan juga beragam tempat dengan kondisi udara yang cukup kotor lainnya. Bahkan sistem Dry Fog ini juga dapat digunakan pada area yang cukup berbahaya, seperti halnya area rawan ledakan sekali pun.

 

Kelebihan Dry Fog

Selain dapat digunakan di berbagai tempat seperti yang telah dijelaskan pada bagian di atas tadi, cara kerja dry fog tersebut juga dapat memberikan anda beragam keuntungan, diantaranya memudahkan proses instalasi, kemudian bentuk perawatan yang tentunya dapat dilakukan dengan cara lebih sederhana, konfigurasi sistem jauh lebih fleksibel, dan juga memungkinkan anda untuk lebih berhemat. Hal ini tidak lepas dari keseluruhan investasi modal yang mana dapat dilakukan dengan biaya yang lebih terjangkau, karena dalam proses pembersihan udara atau pun ventilasi di lingkungan sekitar dilakukan tanpa menggunakan bahan kimia.

Lebih dari itu, kinerja dari sistem teknologi ini pun dikenal lebih unggul dibandingkan dengan cara kerja dari teknologi lainnya. Sementara itu, untuk penggunaan komponen modular pun juga dapat anda pasangkan dengan lebih mudah. Bahkan sistem ini juga dikenal sebagai sistem teknologi lengkap karena ia disertai dengan kontrol listrik, jalur pasokan, filtrasi, kemudian regulasi hingga proses pemasangan nozzle yang lebih mudah.

 

Itulah kiranya penjelasan singkat mengenai cara kerja dry fog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *