Cara-Cara Menghindari Penyakit Berbahaya Akibat Bakteri Legionella

Di dalam menjalani aktivitas sehari-hari, Anda pasti melakukan berbagai macam kegiatan di berbagai tempat juga. Dari aktivitas yang Anda lakukan, pastinya menimbulkan satu kondisi tertentu, salah satunya adalah kurangnya usaha dalam menjaga kebersihan.

Memang kondisi kurangnya menjaga kebersihan ini terkadang mau tidak mau terjadi dengan sendirinya. Mengapa bisa begitu? Karena aktivitas yang dilakukan sehari-hari terhitung padat. Pikiran unutk menjaga kebersihan menjadi hilang seketika. Namun dengan kurangnya menjaga kebersihan, akhirnya banyak bakteri berbahaya yang bisa menyerang tubuh Anda. Salah satunya adalah bakteri legionella.

Mungkin dari segi nama, bakteri legionella termasuk yang asing untuk telinga Anda. Tapi ada satu penyakit berbahaya yang bisa disebabkan oleh bakteri ini yaitu Legionnaire itu sendiri. Legionnaire adalah satu penyakit yang bisa menyerang bagian pernapasan di dalam tubuh Anda. Memiliki nama lain yaitu Pontiac Fever, Legionnaire bisa dikategorikan sebagai sebuah penyakit pneumonia yang berat dan terhitung parah. Efek selanjutnya dari penyakit ini adalah demam pontiac itu.

Ketika bakteri legionnella menyerang tubuh kita, lambat laun, saluran pernapasan akan terserang infeksi yang berbahaya. Tidak hanya itu saja. Ada penyakit tambahan lainnya yang bisa muncul ketika sudah terserang bakteri legionnella yaitu batuk ringan, demam, dan pneumonia.

Dari penjelasan tentang bahaya bakteri legionella, tentunya Anda tidak ingin terserang penyakit ini, bukan? Maka dari itu, di bawah ini beberapa cara yang bisa Anda ikuti di dalam menghindari penyakit berbahaya tersebut.

Menghindari Bahaya Potensial Bakteri Legionella

Cara pertama di dalam menghindari bahaya bakteri legionella adalah menghindari sumber potensial dari bakteri tersebut. Ada berbagai sumber yang bisa terkandung bakteri itu yaitu aktivitas merokok, AC pusat yang biasanya ada di gedung-gedung perkantoran, dan sistem perairan yang tidak bersih.

Selain itu, obat-obatan yang bisa membahayakan sistem kekebalan tubuh Anda juga bisa membuat bakter legionella masuk ke dalam tubuh. Maka dari itu, Anda harus mengimbangi aktivitas yang padat dengan makanan yang seimbang, seperti jamur, yoghurt, hingga bawang putih. Jangan lupa untuk tidur 7-8 jam per hari agar tubuh tetap fit di dalam menjalani aktivitas keesokan harinya.

Gunakan Sumber Air yang Bersih

Seperti yang sudah disinggung di poin pertama, salah satu bahaya potensial dari bakteri legionella adalah sistem perairan yang tidak bersih. Padahal di sekitar Anda, pastinya ada saja penggunaan air di dalam aktivitas sehari-hari, khususnya ketika mandi. Untuk itu, sebaiknya Anda mengecek bak mandi yang biasa digunakan. Bersihkan bak mandi setiap seminggu sekali.

Belum lagi adanya air menggenang di sekitar lingkungan Anda beraktivitas, penggunaan humidifier, sistem AC yang tidak dibersihkan secara teratur, dan adanya hasil-hasil dari endapan air seperti lumut serta karat bisa membawa bahaya bakteri legionella. Jangan sampai Anda membiarkan penggunaan air kotor malah menjadi sering digunakan sehari-hari. Hindari hal-hal di atas agar bakteri legionella tidak berkembang biak.

Selain itu, jangan keseringan menggunakan air panas untuk mandi. Ternyata, bakteri legionella lebih mudah untuk berkembang biak di suhu air 20 derajat hingga 45 derajat. Memang mandi dengan air panas terasa lebih menyegarkan, tapi bahaya penyakit legionnaire telah mengintai Anda.

Ketika sudah berkembang, bakteri legionella dipastikan bisa masuk ke dalam tubuh Anda dan merusak sistem pernapasan dengan terciptanya berbagai macam penyakit. Sudah pasti mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Cobalah tetap memperhatikan gaya hidup sehat karena hasilnya akan berdampak positif untuk tubuh Anda.

Namun jika Anda ingin memiliki ruangan yang lebih steril lagi demi menghindari bakteri legionella, https://baskumapro.kleenoptima.com/  menawarkan BasKumaTM Pro alat disinfeksi “airborne” yang dirancang secara khusus dan sudah terbukti efektif untuk aktivitas sterilisasi ruangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *