Bacterial Endotoxin Test (BET) merupakan suatu pengujian in vitro yang dilakukan untuk dapat mendeteksi dan mengetahui jumlah endotoksin, yang bersifat toksik karena menyebabkan demam. Produk-produk farmasi dapat terkontaminasi selama tahap pemurnian, pengolahan, dan pengemasan sehingga BET digunakan untuk mengkonfirmasi bahwa produk tidak terkontaminasi endotoksin sehingga aman saat penggunaan. Dalam pengujian endotoksin pada suatu sampel, sampel ditambahkan lysate, yaitu enzim yang diperoleh dari ekstrak darah horse shoe crab. Prosedur BET didasarkan pada reaksi fisiologis (penggumpalan) antara endotoksin dan amoebosit yang ditemukan pada darah horse shoe crab.

Sebelumnya di Indonesia lysate yang digunakan biasanya berasal dari spesies Limulus polyphemus, yang dikembangbiakkan di Amerika dan Eropa, atau dikenal dengan LAL yang relatif premium dari segi cost. Sementara itu kami bersama Accumedi memperkenalkan TAL untuk pertama kali di Indonesia berasal dari horse shoe crab yang hidup di Asia yaitu spesies Tachypleus tridentatus, dapat menjadi alternatif LAL.

Informasi selengkapnya, https://galihciptawisesa.com/…/bacterial-endotoxin…/  atau wa.me/+6281289185572 dan wa.me/+6287773364881selaku

distributor resmi AccuMedi.

#accumedi #galihciptawisesa #bacterialencotoxintest #distributoraccumedi #bet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *